Home | Sitemap


SEKRETARIAT PUSAT PPPI
Jalan Wolter Monginsidi No.88A
Lantai 2 Kebayoran Baru
Jakarta 12170
Tel. +6221 725 2617, +6221 913 06 913, +6221 707 45 580
Fax. +6221 725 2613

Tentang PPPI ›
Hubungi Kami ›
Kitab EPI ›



Seiring dengan perkembangan TV lokal di Padang dan komitmen PPPI Pusat untuk mengembangkan daerah, "Workshop Iklan Televisi: Pengembangan Konsep sampai Penerapan" telah sukses dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach, Padang, dari tanggal 24-25 Juli 2009. Kegiatan hasil kerjasama PPPI Pusat dan PPPI Sumbar ini berhasil membakar semangat SDM periklanan di Padang agar lebih kreatif dalam berkarya, dengan sasaran: periklanan televisi di kota ini akan memiliki rasa "sepedas dan senikmat keripik balado Christine Hakim" yang terkenal sampai ke Jakarta.

Ucapan terimakasih serta penghargaan perlu disampaikan kepada Bapak Rudy Harjanto dan Bapak Somad Sutedja yang telah meluangkan waktu berangkat ke Padang bersama Sutedjo Hadiwasito demi mendukung program workshop ini.

Tak lupa ucapan terimakasih dan penghargaan dialamatkan kepada bapak Deni Masriyaldi, bapak Elman Boer dari Pengda PPPI Sumbar atas hospitality serta dukungan yang diberikan. Juga kepada semua pihak yang telah mendukung serta bekerja keras melaksanakan acara tersebut di atas, utamanya kepada PadEx EO dan Padang TV.

HARI PERTAMA, 24 JULI 2009 :
Workshop yang semula direncanakan akan dimulai pada jam 10.00 WIB, baru bisa dibuka pada jam 10.30 oleh Kahumas Pemprov. Bapak H. Dedek Nuzul Putra SH. mewakili Gubernur Sumbar yang berhalangan hadir.

Diikuti oleh 16 peserta yang berhak mendapatkan sertifikat dan hadiah. Mayoritas dari perusahaan jasa billboard, dengan beberapa orang dari televisi lokal serta humas pemprov. Yang cukup menarik, ada 1 peserta yang justru pemilik jasa tata-boga (catering). Barangkali sebuah siratan harapan, bahwa selesai workshop, selain mengantongi sertifikat, mereka akan mampu membuat iklan televisi sendiri dari dari konsep sampai storyboard, dari shooting sampai editing dengan biaya rendah.


Searah jarum jam: oPembukaan Workshop oleh Bapak H. Dedek Nuzul Putra SH, Kahumas Pemprov Sumbar mewakili gubernur yang berhalangan hadir. oPenyerahan buku Etika Pariwara Indonesia sebagai kenang-kenangan oleh Bapak Deni Masriyadi, PPPI Sumbar.



Rudy Harjanto:
Bisa dipahami, sangat tidak mudah bagi beliau untuk menyampaikan ekstraksi program setara D3 dalam waktu hanya sekitar 4 jam. Utamanya karena peserta belum memiliki dasar-dasar pengetahuan periklanan yang memadai, heterogenitas latar belakang serta sasaran workshop. Kendati demikian, semua teori berhasil di sampaikan dengan sangat baik oleh Rudy Harjanto yang sangat berpengalaman dengan latar belakang akademisnya.

Somad Sutedja:
Somad Sutedja yang berbicara tentang teknis produksi banyak menampilkan contoh-contoh untuk mengambarkan proses ideal sebuah produksi filem iklan. Dalam banyak hal memang terasa terlalu "mengawang-awang" baik dari sisi peristilahan (karena mayoritas bukan dari ph) maupun ilustrasi biaya dan proses. Dalam kondisi seperti ini Sutedjo dengan ijin Somad berperan sebagai "penyambung-lidah" bagi Somad agar apa yang disampaikan dapat dicerna dengan baik oleh peserta.

Sutedjo Hadiwasito:
Faktanya, etika pariwara oleh banyak orang, khususnya orang kreatif dianggap sebagai "borgol" atau belenggu-kreativitas, padahal kreativitas hanya berbatas langit. Dengan mengingatkan peserta bahwa setiap manusia adalah konsumen dengan cara yang menghibur, ternyata mampu "membuka-hati" peserta, sehingga ketika pasal-pasal "tidak boleh begini, tidak boleh begitu" disampaikan dengan teknik visual, membuatnya lebih mudah dimengerti serta mampu mengusir kantuk.

HARI KEDUA, 25 JULI 2009 :
Hari ini adalah sesi dimana 4 kelompok yang telah dibagi serta diberi tugas kemarin petang, akan melakukan eksekusi dari konsep yang telah mereka kembangkan. Setiap kelompok yang beranggotakan 4 orang tersebut, akan mempresentasikan iklan final: "Mie Instan Nikmaaad" pada sore harinya. Nama-nama kelompok tersebut adalah kelompok: Pangeran, Mata Air, Kuliner dan Bintang. Disepakati agar di dalam setiap kelompok ada yang berperan sebagai pemimpin, pengarah kreatif, sutradara dan editor, karena workshop menyediakan fasilitas kamera dengan cameraman-nya, dan mesin editing dengan operator-nya.

Hadiah:
Akan ada 2 macam hadiah. Pertama hadiah buku "Prinsip Prinsip Periklanan" buah karya Rudy Harjanto yang akan dibagikan kepada seluruh peserta. Namun karena bukunya baru tersedia 1 copy, maka akan diberikan secara simbolik kepada pemenang kelompok. Selanjutnya buku-buku yang lain akan dikirimkan ke Pengda Sumbar untuk dibagikan kepada peserta yang berhak. Hadiah yang kedua berupa "study-tour ke Jakarta" bagi dua orang yang akan dipilih dari pemenang kelompok (yang mekanismenya telah disetujui oleh peserta).

Pemenang:
Pemenang kelompok jatuh pada kelompok "Pangeran", sedangkan hadiah study-tour dimenangkan oleh Aldian (pemimpin kelompok) dan Andi Pratomo (pengarah kreatif) dari kelompok tersebut. Aldian dari Kade Advertising, sementara Adi Pranoto dari Multimediatama Advertising.


Dari kiri ke kanan: o Para instruktur berpose bersama sebagian besar peserta. o Deni Masriyaldi, Sutedjo Hadiwasito, Aldian dan Andi Pratomo (dua yang terakhir adalah pemenang "study tour ke Jakarta") dalam acara penyerahan secara simbolik buku Prinsip Prinsip Periklanan kepada pemenang kelompok.


Melihat keberhasilan workshop yang baru pertama kali diselenggarakan di kota Padang ini, Pengda PPPI Sumbar berniat melanjutkan serta mengembangkan kegiatan serupa untuk meningkatkan kualitas SDM periklanannya. Semoga. (SH)




                    
Iklan “BUILD IN” dalam Sudut Pandang Etika Pariwara di Indonesia
Kitab EPI sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini dan sudah mencantumkan beberapa pasal yang mengatur iklan-iklan "build-in" khususnya di media Radio/Televisi (media elektronik)... lengkap›
Bersiaplah Untuk Jawa Pas Ad Festival 2007
Karya-karya print ad terbaik yang telah ditayangkan di Harian Jawa Pos selama periode 1 tahun berhak untuk mengikuti kegiatan ini baik karya nasional maupun local dengan pembedaan katagori entri Nasional dan Metropolis, sehingga diharapakan... lengkap›
Materi Iklan Harus Dari Dalam Negeri››

Diskusi EPI : Penggunaan Kata/istilah Superlatif››

Acuan dari Badan POM RI untuk Iklan-iklan Multivitamin››